Minggu, 12 Juli 2015

WOW, Pembalut Mengandung Klorin Picu Kanker Rahim

Pembalut merupakan kebutuhan pokok bagi seorang wanita karena setiap bulannya, wanita akan mencari barang ini. Ya, barang ini merupakan daftar barang yang harus ada saat masa haid wanita tiba.

Penggunaan pembalut yang merupakan barang vital itu di Indonesia mencapai 1,4 miliar pertahun. Daei sekian wanita yang mengenakan pembalut, sekitar 52 juta diantarabya berpotensi terkena kanker rahim. Mengapa ini bisa terjadi?

Beredar kabar bahwa ditemukan kandungan klorin pada sebagian pembalut yang beredar di indonesia. Parahnya, pembalut tersebutbtergolong dalam pembalut produksi skala besar dimana banyak wanita yang menggunakannya.

Hal tersebut merupakan pernyataan dari peneliti YLKI (Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia) yang menemukan adanya kandungan zat klorin (pemutih) dari sebagian besar merk pembalut dan pantyliner yang beredar di Indonesia.

YLKI menambahkan bahwa zat klorin sangat berbahaya jika terus-menerus bersentuhan dengan tubuh manusia. Apalagi pembalut yang dipasang sangat dekat dengan sistem reproduksi perempuan. Maka dari itu, salah satu momok besar yang sangan dekat adalah penyakit kangker rahim yang aaat ini memang telah banyak diderita oleh wanita indonesia.

Dari penelitian yang dilakukan oleh pihak YLKI, ditemukan beberapa pembalut yang mengandung klorin, diantaranya pembalut merk Charm dengan kandungan klorin sebesar 54,73 ppm (part per milion). Lalu  merk Nina Anion dengan 39,2 ppm, merk My Lady dengan 24,44 ppm dan VClass Ultra mencapai 17,44 ppm.  Produk Kotex dengan kandungan klorin mencapai 8,23 ppm dan Hers Protex dengan 7,93 ppm. Kemudian produk Laurier mencapai 7,77 ppm, produk Softex dengan 7,3 ppm, Spftness standar jumbo pack juga mengandung klorin sebesar 6,05 ppm.

Sabtu, 11 Juli 2015

FAKTA NASA DIBALIK MALAM LAILATUL QADAR

Lailatul qadar merupakan malam yang lebih baik dari seribu bulan. Dengan pengertian tersebut, setiap umat muslim pastilah akan berlomba-lomba untuk mendapatkan lailatul qadar yang turun pada 10 hari terakir (MALAM GANJIL) di bulan ramadhan.

Malam lailatul qadar pada ramadhan tahun 2015 yaitu :

Selasa,7 Juli, malam Rabu, (malam ke 21)

Kamis,9 Juli, malam Jumat,
(malam ke 23)

Sabtu,11 Juli, malam Minggu,
(malam ke 25)

Senin,13 Juli, malam Selasa,
(malam ke 27)

Rabu,15 Juli, malam Kamis,
(malam ke 29)

Dari malam-malam ganjil tersebut, tidak disebutkan secara pasti pada malam ke berapa lailatul qadar akan turun. Hal ini dimaksudkan agar umat muslim sebantiasa beribadah di semua malam-malam tersebut.

Saat ini, berdasarkan temuan NASA, diketahui fakta mengejutkan pada 10 malam terakhir pada bulan ramadhan. Berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan, ada satu hari diantara 10 malam tersebut dimana tidak ada satu pun meteor yang melintas. Padahal biasanya dalam sehari ada banyak meteor yang mmelintas.

Carner, sebagai penemu fenomena tersebut langsung mengikrarkan diri untuk masuk islam. Namun, pihak NASA menyembunyikan fakta akan malam yang dianggap sebagai malam lailatul qadar itu.
Fakta ini ternyata telah ditemukan Badan Antariksa NASA 10 tahun lalu. Namun mereka enggan mempublikasikannya dengan alasan agar non Muslim tidak tertarik masuk Islam

Kepala Lembaga Mukjizat Ilmiah Al-Quran dan Sunnah di Mesir, Dr Abdul Basith As-Sayyid menegaskan, Badan Nasional Antariksa Amerika (NASA) telah menyembunyikan kepada dunia bukti empiris ilmiah tentang (malam) Lailatul Qadar.
Ia menyayangkan kelompok jutawan Arab yang kurang perhatian dengan masalah ini sehingga dunia tidak mengetahuinya.

Seperti yang telah dijelaskan pada hadits nabi, malam Lailatul Qadar adalah “baljah” (بَلْجَة);tingkat suhunya sedang), tidak ada bintang atau meteor jatuh ke (atmosfer) bumi, dan pagi harinya matahari keluar dengan tanpa radiasi cahaya.

”terbukti secara ilmiah bahwa setiap hari (hari-hari biasa) ada 10 bintang dan 20 ribu meteor yang jatuh ke atmosfer bumi, kecuali malam Lailatul dimana tidak ada radiasi cahaya sekalipun" jelas Sayyid.

Statemen ini mengutip ucapan seorang pakar di NASA Carner , seperti yang dikutip oleh harian Al-Wafd Mesir.

Abdul Basith Sayyid, Kepala Lembaga Mukjizat Ilmiah Al-Quran dan Sunnah di Mesir, Dr Abdul Basith As-Sayyid dalam sebuah program di TV Mesir Sayyid juga menegaskan, pakar Carner akhirnya masuk Islam dan harus kehilangan jabatannya di NASA.

Sumber : tribunnews

Jumat, 19 Juni 2015

You should read "JOMBLO vs SINGLE" on Wattpad. http://w.tt/1RhY7GP